Youbenews.com, Labuhan Batu – Tokoh muda pendidikan Dr. (C) Raja Fanny Fatahillah S.Sos., M.Si resmi menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Al Washliyah (Univa) Labuhan Batu. Didukung luas oleh akademisi dan masyarakat, ia menegaskan pencalonan ini sebagai bentuk panggilan pengabdian, bukan semata ambisi pribadi.
Baca Juga: Wanita 21 Tahun Terlibat Curanmor, Polsek Medan Tuntungan Ringkus Tiga Tersangka
Dalam sebuah pernyataan resmi yang disambut antusias banyak pihak, Dr. (C) Raja Fanny Fatahillah, S.Sos., M.Si — tokoh muda yang dikenal aktif di dunia pendidikan, sosial, dan kepemudaan — menyampaikan kesiapannya mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Al Washliyah (Univa) Labuhan Batu.
Langkah ini, menurutnya, bukan lahir dari ambisi jabatan, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda di daerah.
Baca Juga: Anggota DPRD Medan Eko Afrianta Sitepu Tegaskan Warga Bisa Berobat Tanpa BPJS, Sindir Camat Medan Tuntungan Tak Pernah Hadir
“Saya siap maju jika diberi amanah oleh civitas akademika dan masyarakat. Ini bukan soal posisi, tetapi soal panggilan hati untuk membenahi, memajukan, dan mengabdi melalui jalur akademik,” ujar Raja Fanny dalam keterangannya di Labuhan Batu, Sabtu (5/7/2025).
Ia menyoroti pentingnya transformasi Univa Labuhan Batu sebagai lembaga pendidikan tinggi yang inklusif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Menurutnya, kampus harus menjadi motor penggerak perubahan dan pusat pertumbuhan intelektual di daerah.
“Kampus tidak boleh hanya menjadi menara gading. Ia harus membumi dan hadir sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat, termasuk dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
Raja Fanny juga menyoroti perlunya reformasi menyeluruh dalam manajemen kampus, khususnya pada peningkatan mutu akademik, transparansi tata kelola, penguatan riset, dan kemitraan strategis dengan dunia industri dan pemerintah.
Dikenal luas di kalangan akademisi dan masyarakat Labuhan Batu, Raja Fanny memiliki rekam jejak sebagai sosok progresif dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi yang kuat. Selain aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan, ia juga dipercaya menjadi penggerak kolaborasi antara kampus, pemuda, dan sektor pembangunan daerah.
Baca juga: Diduga Terima Suap Puluhan Juta Terkait Pencemaran Lingkungan Hidup di PT. DMS
Figur muda ini dinilai sebagai sosok potensial untuk membawa Univa ke arah yang lebih modern dan adaptif terhadap dinamika global, tanpa meninggalkan akar nilai-nilai lokal dan religiusitas kampus.
Pernyataan kesiapan Raja Fanny ini memunculkan harapan baru dan membuka ruang diskusi sehat di internal kampus tentang arah dan masa depan kepemimpinan Univa Labuhan Batu. Banyak pihak menilai, momentum regenerasi ini penting untuk memastikan kampus tak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi pusat keunggulan pendidikan di Sumatera Utara.









