Youbenews.com, Medan, 15 Agustus 2025 – Komunitas relawan pendukung Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, yang dikenal dengan nama Bobylovers Sumut, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program sosial bertajuk Jum’at Berkah. Kegiatan yang digelar di Kantor Sekretariat Bobylovers, Jalan Sei Batang Hari, Medan, ini diisi dengan pembagian ratusan kotak nasi kepada masyarakat.
Baca juga :
Transformasi Gerakan: Strategi IPA Menjadi Wadah Intelektual, Kompetitif di Era Disrupsi
Program Jum’at Berkah telah menjadi agenda rutin Bobylovers Sumut sebagai wujud nyata aksi sosial dan kepedulian terhadap sesama. Selain pembagian nasi kotak, komunitas ini juga aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan dan edukasi, seperti penanaman pohon di sekitar Kaldera Toba, penanaman mangrove di wilayah pesisir, serta penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda.
Ketua Bobylovers Sumut, Andy Syahputra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pihaknya untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
“Berbagi kepada sesama adalah hal penting yang harus terus kita lakukan. Kami ingin turun langsung, bukan hanya dalam bentuk simbolis, tetapi dengan aksi nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Andy.
Sementara itu, Ketua Umum Bobylovers, Aspiadi Nasution, turut hadir dan memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia menekankan bahwa Bobylovers akan terus mengarahkan fokus organisasi pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ke depan, kami ingin Bobylovers menjadi komunitas yang selalu hadir dengan kegiatan positif, baik dalam bidang sosial, lingkungan, maupun pemberdayaan masyarakat,” ucap Aspiadi.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, Bobylovers Sumut berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam membangun solidaritas di tengah masyarakat.
Kalau mau, aku bisa buatkan juga versi yang lebih “human interest” supaya bisa menarik perhatian media nasional dan pembaca umum, bukan sekadar berita kegiatan. Itu akan ada sentuhan kisah penerima manfaat, kutipan langsung dari warga, dan suasana kegiatan di lapangan.












