Kadis PUPR Sumut di Tahan KPK, “Blok Medan” Dinilai Tidak Berdasar, Projo Muda Sumut: Kemenangan Bobby adalah Aspirasi Rakyat!
Youbenews.com, Medan – Isu miring yang menyebutkan beberapa Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diangkat karena keterlibatan dalam manuver politik “blok Medan”, termasuk dugaan adanya pemodal di balik pemenangan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dibantah berbagai pihak. Isu tersebut dinilai tidak berdasar dan hanya mencederai semangat demokrasi serta kepercayaan publik terhadap proses seleksi pejabat yang terbuka dan profesional.
Penunjukan pejabat, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Topan Ginting, ditegaskan dilakukan melalui mekanisme seleksi yang transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus atau keistimewaan kepada siapapun dalam proses tersebut.
Topan Ginting sempat disorot karena dikaitkan sebagai pemodal dalam proses pemenangan Bobby Nasution pada Pilgub Sumut 2024. Namun narasi tersebut dibantah keras oleh berbagai elemen masyarakat sipil dan organisasi pendukung.
Baca Juga : IJON Sibolga – Tapteng Tunjukkan Solidaritas Membantu Keluarga Almarhum Yohana Gulo
Ketua DPD Projo Muda Sumatera Utara, Irwansyah Hasibuan, turut angkat suara terkait isu tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan Bobby Nasution dalam Pilgub Sumut adalah hasil dari kerja keras, dukungan rakyat, dan kepercayaan masyarakat terhadap visi perubahan yang diusung oleh mantan Wali Kota Medan itu.
“Kami menilai isu soal ‘blok Medan’ dan tudingan terhadap sosok tertentu sebagai pemodal hanyalah upaya melemahkan semangat reformasi birokrasi yang sedang berjalan di Sumatera Utara. Kemenangan Bang Bobby adalah kemenangan rakyat. Beliau didukung karena rekam jejaknya, keberaniannya dalam membenahi sistem, dan karena masyarakat percaya beliau mampu membawa perubahan nyata,” tegas Irwansyah, Senin (2/7/2025).
Irwansyah juga menambahkan bahwa proses pengangkatan pejabat publik, khususnya Kadis, harus dijaga marwahnya dan tidak dikotori oleh isu-isu politis yang tidak berdasar. Menurutnya, opini yang berkembang harus dilandasi dengan fakta dan data, bukan asumsi atau kepentingan kelompok tertentu.
“Mari kita dukung pemerintah provinsi untuk bekerja. Kita beri ruang kepada para pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan kinerja. Ini saatnya kita bersatu membangun Sumatera Utara, bukan justru terpecah oleh isu yang tidak bermanfaat,” tambahnya.
Baca Juga : Pencabutan Perda RDTR: Langkah Strategis Sesuaikan Regulasi
DPD Projo Muda Sumut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk tetap menjaga objektivitas dan tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Ia meyakini bahwa rakyat Sumatera Utara kini lebih cerdas dan dapat memilah mana informasi yang benar dan mana yang bersifat hoaks atau tendensius.
Dengan pernyataan ini, diharapkan tidak ada lagi asumsi keliru terhadap proses yang tengah berjalan di pemerintahan Provinsi Sumatera Utara. Pemerintahan Bobby Nasution disebut hadir sebagai representasi aspirasi rakyat dan membawa harapan besar bagi masa depan Sumut yang lebih baik.












