Pelindo 1 Raih Apresiasi Nasional atas Komitmen Anti Narkoba
Youbenews.Com, Medan – Komitmen PT Pelindo Regional 1 dalam membangun zona kerja bebas narkoba kembali mendapat pengakuan nasional. Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat memberikan penghargaan prestisius dalam rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 di Jakarta, sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan aktif perusahaan dalam mendukung Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
Baca juga : Judinya ‘Hilang’, Warga Medan Tembung Ragu Hasil Cek Polisi
Helmi, selaku Manager SDM Regional 1, hadir langsung menerima penghargaan tersebut mewakili manajemen Pelindo. Dalam keterangannya, ia menyebut penghargaan ini sebagai hasil dari konsistensi Pelindo membangun budaya kerja bersih, sehat, dan produktif.
“Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pelindo. Kami menjadikan program pencegahan narkoba sebagai bagian dari nilai budaya kerja, bukan sekadar formalitas,” ujar Helmi usai menerima penghargaan, Jumat (27/6/2025).
Beberapa program yang telah dijalankan antara lain sosialisasi berkala soal bahaya narkotika, tes urin rutin bagi pegawai, serta pelatihan khusus bekerja sama dengan BNN sebagai mitra strategis.
Helmi menegaskan bahwa Pelindo Regional 1 berkomitmen untuk tidak hanya menjadi entitas bisnis pelabuhan, tapi juga turut andil dalam pembangunan karakter SDM unggul yang bersih dari narkoba.
Baca juga : Ketua JPKP Sumut Kritik Ancaman Oknum Pejabat ke Wartawan
“Fokus kami tidak hanya pada jasa kepelabuhanan. Membangun SDM yang berintegritas juga menjadi bagian penting dari kontribusi Pelindo bagi bangsa,” ungkapnya.
Penghargaan dari BNN ini sekaligus menjadi penanda keberhasilan Pelindo dalam mendorong sektor korporasi untuk turut ambil bagian dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di area kerja strategis seperti pelabuhan.
Langkah ini sejalan dengan upaya nasional membentuk lingkungan kerja yang tidak hanya unggul secara produktivitas, tapi juga aman dari ancaman narkoba.
“Pelindo bukan hanya soal pelabuhan. Ini tentang tanggung jawab sosial dan menciptakan lingkungan kerja yang bermartabat,” tutup Helmi.












