MEDAN — Solidaritas Jaga Bangsa Sumatera Utara (SJB Sumut) mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah tegas, terukur, dan tanpa kompromi terhadap dugaan jaringan narkoba dan perjudian yang disebut-sebut masih beroperasi di wilayah Kota Binjai.
Korda SJB Sumut, Muhammad Hafiz, menegaskan bahwa keresahan masyarakat terhadap maraknya dugaan aktivitas narkoba dan perjudian tidak boleh lagi dijawab dengan operasi seremonial atau penindakan yang hanya menyentuh pelaku lapangan.
Menurutnya, masyarakat menunggu keberanian aparat untuk mengungkap dan menindak pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan tersebut.
“Jika benar ada pihak yang selama ini diduga mengendalikan aktivitas narkoba dan perjudian dengan omzet fantastis, maka negara tidak boleh kalah. Hukum harus hadir dan menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal terhadap penegakan hukum,” tegas Hafiz.
Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai laporan publik, pemberitaan media, serta aspirasi masyarakat yang berulang kali menyoroti keberadaan sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas narkoba dan perjudian di kawasan Binjai dan sekitarnya.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak akan pernah efektif apabila hanya menyasar pengguna atau pelaku kecil sementara pihak yang diduga memperoleh keuntungan besar dari bisnis haram tersebut tidak tersentuh proses hukum.
“Rakyat sudah terlalu lama disuguhi penangkapan kelas teri. Yang dibutuhkan hari ini adalah keberanian membongkar sampai ke akar-akarnya. Tangkap siapa pun yang terbukti terlibat, tanpa memandang status, jabatan, kedekatan, maupun pengaruhnya,” ujarnya.
SJB Sumut juga meminta Kapolda Sumut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan praktik perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut. Menurut Hafiz, apabila terdapat oknum yang terbukti membekingi atau membiarkan peredaran narkoba dan perjudian berlangsung, maka tindakan tegas harus diberikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum dipertaruhkan. Jangan biarkan muncul persepsi bahwa ada pihak-pihak tertentu yang merasa aman karena memiliki perlindungan. Jika ada dugaan seperti itu, harus dibuktikan melalui penyelidikan yang transparan dan profesional,” ungkap Hafiz.
Sebagai bentuk komitmen moral terhadap penyelamatan generasi muda Sumatera Utara, SJB Sumut menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus-kasus yang berkaitan dengan narkoba dan perjudian di wilayah Binjai. Organisasi tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi yang dapat membantu penegakan hukum.
“Ini bukan sekadar persoalan kriminal biasa. Narkoba menghancurkan masa depan generasi muda, sementara perjudian merusak ekonomi keluarga dan ketertiban sosial. Karena itu kami berdiri bersama masyarakat untuk memastikan persoalan ini tidak berhenti pada wacana,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Muhammad Hafiz menegaskan bahwa SJB Sumut akan terus menyuarakan tuntutan pemberantasan narkoba dan perjudian sampai masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam melindungi mereka.
“Kami tidak meminta perlakuan istimewa. Kami hanya meminta hukum ditegakkan secara adil. Jika ada yang terbukti bersalah, proses dan tindak tanpa pandang bulu. Jangan biarkan Sumatera Utara menjadi surga bagi bandar narkoba dan pelaku perjudian,” pungkasnya mengakhiri.











