Menyongsong HUT Ke-61 : DPD Partai Golkar Sibolga Bagikan 260 Sak Beras Kepada Abang Becak
Youbenews.com, Sibolga – Menyongsong HUT Ke-61 Partai Golkar. Ketua DPD Golkar Sibolga, Jamil Zeb Tumori, bersama Wakil Ketua Umum (Waketum) Depinas SOKSI, Sangkot Sirait, turun langsung menyalurkan bantuan sosial berupa beras, sebanyak 260 sak kepada abang becak di depan Kantor Golkar Sibolga. Selasa (23/09/2025).
Baca juga: Nauli Game Hanya Sediakan Permainan Ketangkasan Sesuai Izin yang Dikantongi
Ketua Panitia HUT Golkar Sibolga, Suryanti Sidabutar, menyampaikan bahwa pemberian bantuan berupa paket sembako kepada para abang becak tersebut merupakan bentuk kehadiran Partai Golkar di tengah-tengah masyarakat. Partai Golkar bukan hanya sebagai partai politik, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra rakyat.
“Kehadiran para abang becak hari ini, sebagai wujud kebersamaan kita. Perjuangan abang-abang becak sangat besar dalam menghidupi keluarga. Karena itu, menyongsong HUT Partai Golkar ke-61, DPD Golkar Sibolga berbagi sedikit rejeki melalui bantuan sembako dan semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari. Doakan Partai Golkar agar tetap solid, konsisten berkarya, dan terus memperjuangkan kepentingan rakyat kecil,” ujar Suryanti.
Baca juga: PD GPA Kota Medan Audiensi Dengan Wali Kota Medan Perihal Program Keterampilan dan Pengembangan
Ketua DPD Golkar Sibolga, Jamil Zeb Tumori, menegaskan bahwa aksi sosial ini bukan hanya rutinitas seremonial, tetapi wujud komitmen Partai Golkar untuk senantiasa dekat dengan rakyat.
“Golkar ingin hadir dengan karya nyata, bukan hanya di ruang politik, tapi juga di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari. Kondisi ekonomi yang semakin berat membuat penghasilan abang becak berkurang drastis. Karena itu, Golkar berinisiatif membantu meringankan beban mereka,” tegas Jamil.
Baca juga: KBR Peduli Lingkungan: Gerakan Tanam Pohon di Taman Cadika Medan
Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Nasional (Depimnas) Soksi, Sangkot Sirait, mengakui Partai Golkar memang pantas untuk berbagi dan tidak boleh lari dari roh pendiriannya. Hal itu dikarenakan pendiriannya melalui perjuangan dan kesadaran karena situasi masyarakat yang tidak kondusif pada waktu itu.
“Maka, Golkar tidak boleh lari dari rohnya itu karena dasarnya memang lahir dari masyarakat, bukan lahir di era millenial sekarang ini tapi lahir dari sebuah perjuangan dan kesadaran karena situasi masyarakat yang tidak kondusif,” ujar Sangkot.
Baca juga: Kapolres Tapanuli Tengah Hadiri Upacara HUT Ke – 80 RI
Sangkot menegaskan bahwa sampai kapanpun dan siapapun yang menjadi penerus pengurus Partai Golkar, tidak boleh lari dari roh berdirinya Partai Golkar yang selalu harus berkarya dan berada di tengah-tengah masyarakat. “Bukan hanya mau menghadapi Pemilu atau Pilkada baru ingat pada masyarakat, tetapi setiap saat,” tegasnya.
(RILAS/Youbenews.com)

