MEDAN — Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Utara (PW KAMMI Sumut) mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumut yang mulai memperbaiki jalan lintas Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menuju Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) via Sipiongot yang dipimpin langsung Gubernur Bobby Nasution ini dinilai sebagai wujud nyata pemerataan pembangunan.
Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah yang sudah puluhan tahun dinantikan warga. Selama ini, masyarakat setempat kesulitan beraktivitas akibat akses transportasi yang buruk. “Perbaikan jalan Paluta-Tapsel via Sipiongot ini adalah kabar baik. Jalan bukan sekadar aspal, melainkan urat nadi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi masyarakat daerah,” ujar Irham.
Ia menekankan pentingnya komitmen pemerintah untuk tidak memusatkan pembangunan di perkotaan saja, melainkan menyentuh wilayah-wilayah pinggiran yang selama ini terisolasi. Namun, Irham juga mengingatkan agar proyek ini tetap dikawal ketat. “Kami mengapresiasi komitmen Pemprov Sumut. Namun, pekerjaan besar ini harus terus dikawal agar kualitasnya sesuai harapan masyarakat dan bertahan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Menurutnya, ketika akses jalan terbuka, peluang ekonomi bagi petani dan pelaku usaha kecil akan meningkat pesat. KAMMI Sumut berharap proyek ini rampung tepat waktu dan menjadi simbol pembangunan yang berkeadilan di Sumatera Utara. “Apresiasi tentu kami berikan, tetapi pengawasan dari masyarakat juga tetap penting agar dampaknya benar-benar maksimal,” pungkasnya.












