ALIANSI AKTIVIS KOTA (AKTA) DESAK WALI KOTA MEDAN COPOT LURAH MADRAS HULU DAN CAMAT MEDAN POLONIA
Youbenews.com Medan — Aliansi Aktivis Kota (AKTA) melontarkan kecaman keras dan mendesak Wali Kota Medan Bpk Rico Waas untuk segera mencopot Lurah Madras Hulu dalam meminta bantuan dana kepada pengusaha , serta Camat Medan Polonia atas dugaan keterlibatan dalam polemik proposal permintaan bantuan dana kegiatan PAAR yang kini menjadi sorotan publik.Rabu,06/05/2026
Beredarnya foto proposal yang dinilai cacat prosedur dan sarat kejanggalan menjadi bukti bahwa tata kelola administrasi di tingkat kelurahan dan kecamatan patut dipertanyakan. Rizky WP menilai, persoalan ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan indikasi buruknya pengawasan serta lemahnya integritas aparatur dikecamatan.
“Ini bukan persoalan kecil. Ini soal marwah birokrasi. Jika dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan runtuh,” tegas Rizky dalam pernyataannya.
Kordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA) risky WP ini juga menyoroti peran Camat Medan Polonia yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap bawahannya. Seorang camat seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga disiplin dan integritas aparatur, bukan justru membiarkan praktik yang mencoreng nama baik institusi.
“Camat jangan tutup mata. Ini wilayah tanggung jawabnya. Kalau tidak mampu mengendalikan bawahannya, lebih baik mundur,” lanjut pernyataan tersebut. Kordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA) Rizky WP menegaskan bahwa Wali Kota Medan tidak boleh ragu mengambil tindakan tegas, Ketegasan diperlukan untuk menjaga wibawa pemerintahan serta memastikan tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang merusak citra birokrasi.
“Jangan sampai karena kelalaian segelintir oknum, nama baik pemerintah kota dipermalukan di hadapan publik. Wali Kota harus bertindak cepat, tegas, dan tanpa kompromi,” tutup Rizky
