Eko Afrianta Sitepu Serap Aspirasi Warga Medan Tuntungan: Soroti Isu Banjir, UMKM, hingga Bantuan Sosial
Youbenews.com, Medan — Dalam rangka pelaksanaan Reses III Masa Sidang III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Hanura-PKB, Eko Afrianta Sitepu, kembali turun langsung ke daerah pemilihannya untuk menyerap aspirasi warga. Kegiatan reses tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni Jalan Cengkeh 12 dan Gang Sejuk, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, dan dihadiri puluhan warga yang menyambut antusias kesempatan berdialog secara langsung dengan wakil rakyat mereka. Minggu (27/07/2025).
Baca Juga: Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis Lansia di Medan Helvetia, Pelaku Ditangkap di Tapanuli Selatan
Dalam suasana dialog yang terbuka dan hangat, masyarakat menyampaikan beragam persoalan yang selama ini menjadi perhatian utama mereka. Permasalahan yang paling banyak disoroti meliputi infrastruktur lingkungan seperti jalan rusak dan saluran drainase, distribusi bantuan sosial yang belum merata, serta akses terhadap program-program pemberdayaan UMKM dan jaminan kesehatan nasional.
Sorotan pada Infrastruktur dan Banjir
Salah satu isu mendesak yang disampaikan warga adalah kerusakan jalan lingkungan. Rosa Kembaren, warga setempat, menyoroti kondisi Jalan Cengkeh yang mengalami kerusakan di banyak titik, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan. “Kemarin saya lewat Jalan Cengkeh, banyak yang rusak. Mohon dibantu untuk solusinya,” ujarnya.
Baca Juga : Ketua DPW PWDPI Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Proyek Bernilai Fantastis 15 M,UPTD RS Khusus Paru. BPK Dinilai Tak Profesional Dalam Jalankan Tugas.
Masalah drainase yang buruk juga menjadi keluhan warga. Supratni, warga Jalan Cengkeh 9, melaporkan bahwa saluran air di lingkungannya tidak berfungsi maksimal, sehingga mengakibatkan banjir meskipun hanya turun hujan sebentar. “Air dari selokan langsung masuk ke rumah. Ini sudah sangat meresahkan,” ungkapnya.
Akses Terhadap Bantuan Sosial dan Kesehatan
Isu bantuan sosial menjadi perhatian lain yang diangkat dalam reses ini. Ema Suci Ramadhani, warga Jalan Cengkeh 5, mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun warga di lingkungannya yang menerima bantuan dari pemerintah. Ia juga menanyakan prosedur pengurusan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan bantuan bagi anak yatim.
Baca Juga : Ketua PKC PMII SUMUT Kecam Keras Intervensi Dosen di Universitas Al-Azhar Medan: Pecah Belah Mahasiswa dan Rugikan Dunia Akademik
Di sisi lain, warga lainnya, Ibu Bibi dari Jalan Cengkeh 4, mempertanyakan akses terhadap bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta proses pengurusan fasilitas BPJS Kesehatan gratis. “Kami ingin tahu langkah-langkah jelas untuk mendapatkan bantuan UMKM dan BPJS dari pemerintah,” ujarnya.
Kemacetan dan Solusi Transportasi
Perwakilan dari komunitas ojek online (ojol) turut menyampaikan keluhan mereka terkait kemacetan di kawasan Simpang Selayang yang semakin parah sejak beroperasinya armada bus di jalur tersebut. Mereka mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan opsi pengalihan rute atau pembangunan infrastruktur seperti underpass untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Komitmen Legislator untuk Tindak Lanjut Aspirasi
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Eko Afrianta Sitepu menyatakan komitmennya untuk membawa seluruh masukan masyarakat ke dalam forum pembahasan di DPRD Kota Medan. Ia menegaskan bahwa isu-isu infrastruktur, bantuan sosial, dan pemberdayaan ekonomi warga merupakan prioritas yang akan diperjuangkan.
“Semua keluhan dan masukan akan saya bawa ke rapat komisi dan menjadi bagian dari pembahasan resmi di DPRD. Saya juga akan mendorong Pemko Medan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal infrastruktur dasar dan akses program-program bantuan,” ujar Eko.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif agar solusi yang dihasilkan dapat menyentuh kebutuhan riil masyarakat. “Reses ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi dan kepercayaan antara masyarakat dan wakil rakyat,” pungkasnya.
(Youbenews.com/red)





