Youbenews.com, Medan – Projo Muda Sumut menyesalkan dan keprihatinan terkait sikap tim kampanye Edy Rahmahyadi yang dinilai membawa isu SARA dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara. Isu SARA atau Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan adalah masalah sensitif yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan kerukunan antar warga.
Keprihatinan ini disampaikan Ketua DPD Projo Muda Sumut Irwansyah Hasibuan mengatakan, Isu SARA sering kali digunakan untuk memecah belah masyarakat dan menciptakan ketegangan. Dalam konteks politik, penggunaan isu ini dapat merusak citra calon pemimpin dan menciptakan polarisasi di kalangan pemilih.
“Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, termasuk partai politik dan tim kampanye, untuk menjaga etika dan integritas dalam penyampaian visi dan misi mereka jangan sampai isu yang terbilang tidak pantas di ucapkan menjadi bahan olok-olok ke lain Paslon,” ucap Ketua DPD Projo Muda Sumut Irwansyah Hasibuan di Medan, Jumat (27/9/2024).
Menurutnya, Projo Muda Sumut menyesalkan masih membawa isu menyesatkan ke dalam kontestasi politik adalah langkah mundur bagi demokrasi.
“ Kami mengajak semua pihak untuk fokus pada program kerja dan visi yang dapat membawa kemajuan bagi masyarakat Sumut. Pendekatan positif ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih dan menciptakan suasana pemilu yang sehat,” ujar Irwansyah Hasibuan.
Dikatakannya, Projo Muda Sumut menjadi pengingat pentingnya menjaga etika politik dalam kegiatan kampanye. Semua pihak diharapkan untuk menghindari isu-isu yang dapat memecah belah dan lebih fokus pada upaya untuk membangun masyarakat yang harmonis.
“Menjaga persatuan bangsa adalah tanggung jawab bersama, terutama dalam musim pemilihan umum, ini upaya kita bersama dengan demikian akan tercipta Pilkada tanpa perpecahan,” pungkas Ketua DPD Projo Muda Sumut Irwansyah Hasibuan.
(Zul/youbenews.com)










