Projo Muda Apresiasi Langkah Cepat Wabup Tapteng Ungkap Dugaan Penimbunan Solar Subsidi
Youbenews.com, Tapanuli Tengah – Ketua DPC Projo Muda Sibolga–Tapanuli Tengah, Risman Lase, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis atas aksi cepat dan responsifnya dalam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah gudang yang diduga kuat menjadi tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Senin (07/07/2025)
“Kami dari Projo Muda Tapteng sangat mengapresiasi keberanian dan kepedulian Wabup Mahmud Efendi Lubis yang langsung turun tangan menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan praktik penimbunan BBM subsidi. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil,” ujar Risman Lase, yang akrab disapa Rilas.
Baca Juga: Diberhentikan Lewat WhatsApp, Guru SD Bunayya Pertanyakan Adab: “Di Mana Nilai yang Selama Ini Kami Ajarkan?”
Menurut Risman, temuan gudang penimbunan ilegal tersebut membuka harapan baru bagi masyarakat akan hadirnya pemerintahan yang transparan dan pro rakyat, sekaligus memperlihatkan pentingnya penguatan pengawasan distribusi energi, terutama subsidi yang seharusnya ditujukan untuk masyarakat kurang mampu dan sektor produktif.
“Kami berharap langkah ini tidak berhenti di sidak saja. Aparat penegak hukum seperti Polres Tapanuli Tengah harus segera menindaklanjuti temuan tersebut secara serius dan profesional. Jangan sampai ini menjadi kasus yang menguap begitu saja,” tegasnya.
Baca Juga : Wanita 21 Tahun Terlibat Curanmor, Polsek Medan Tuntungan Ringkus Tiga Tersangka
Lebih lanjut, Risman mengkritisi lemahnya deteksi dini oleh sejumlah pihak, termasuk aparatur dan pengamat di media sosial. “Saya bertanya-tanya, di mana para ‘intel’ kita selama ini? Kenapa justru seorang pejabat publik bisa menemukan dugaan kejahatan seperti ini, sementara kita yang biasa bersuara di medsos justru kecolongan,” katanya.
Ia juga menyoroti dampak sistemik dari praktik penimbunan BBM ilegal, yang tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga memicu kelangkaan solar bersubsidi yang menyulitkan nelayan, petani, dan pelaku UMKM di daerah.
Baca Juga: Pelindo Regional 1 Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Maritim Masa Depan Lewat Kuliah Tamu di Universitas Satya Terra Bhinneka
“Penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu terhadap pelaku maupun jaringan mafia BBM sangat penting untuk menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat Tapteng. Kami Projo Muda siap mendukung segala bentuk pemberantasan mafia migas dan upaya bersih-bersih di sektor energi,” tandasnya.
Projo Muda juga mendesak agar pemerintah daerah bersama stakeholder terkait memperkuat sistem pengawasan distribusi BBM subsidi, sekaligus membuka ruang partisipasi publik dalam mencegah praktik-praktik penyelewengan.
“Kami ingin Tapteng naik kelas, bersih dari praktik kotor, dan adil untuk semua. Ini bukan hanya soal solar, tapi soal keadilan, keberpihakan, dan masa depan daerah,” tutup Risman.




