NTB — Kompeten Akademi Muda Indonesia (KAMI Kompeten Indonesia) terus memperkuat komitmennya dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Andi Nur Hikmah sebagai perwakilan KAMI Kompeten Indonesia di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Program Pelatihan Asesor Kompetensi BNSP RI yang diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Kantor Bank NTB Syariah.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 24 peserta, yang terdiri atas 18 pegawai Bank NTB Syariah dan enam peserta eksternal, termasuk perwakilan dari KAMI Kompeten Indonesia. Program ini terselenggara melalui kerja sama dengan LSP Wirausaha Kompeten Nusantara, dengan Fitri Kusumo Wardani, S.E., M.M., sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan.

Pembukaan acara turut dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris Bank NTB Syariah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan kualitas penilaian kompetensi dan penguatan profesionalisme tenaga kerja di daerah.
Keikutsertaan Andi Nur Hikmah menjadi momentum penting bagi KAMI Kompeten Indonesia dalam memperluas kontribusi terhadap ekosistem sertifikasi kompetensi, khususnya di wilayah NTB.
Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang, asesor kompetensi memegang peran strategis dalam mengukur kemampuan seseorang berdasarkan standar yang berlaku. Seorang asesor tidak sekadar menilai, tetapi juga wajib menjaga objektivitas, integritas, dan profesionalisme agar proses asesmen berjalan kredibel.
Oleh karena itu, keterlibatan generasi muda dalam dunia asesmen merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM Indonesia. Menjadi asesor sejak dini bukan sekadar mengejar pengakuan, melainkan membangun kapasitas untuk berkontribusi langsung dalam menyiapkan tenaga kerja yang berdaya saing.
Bagi Generasi Z, kesempatan ini membuka jalan untuk memperluas wawasan industri, membangun jejaring profesional, mengasah kemampuan analitis, serta mengambil peran nyata di dunia kerja tanpa harus menunggu usia matang. Dengan memenuhi persyaratan, mengikuti pelatihan, dan menjunjung tinggi kode etik profesi, anak muda dapat memulai rekam jejak profesionalnya di bidang sertifikasi kompetensi.
Perjalanan Andi Nur Hikmah dalam menapaki profesi ini juga mendapat dukungan penuh dari pasangannya, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., yang telah lebih dulu berkiprah sebagai Asesor Kompetensi BNSP RI.
Sinergi ini menunjukkan bahwa lingkungan terdekat dapat menjadi dorongan positif untuk saling menguatkan dalam meningkatkan kapasitas dan kontribusi profesional. Kendati demikian, profesi asesor tetap menuntut standar kompetensi, tanggung jawab, dan integritas mandiri secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku.
Semangat bertumbuh bersama ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani belajar, mengambil peluang, dan membangun kompetensi sejak dini.
Bagi KAMI Kompeten Indonesia, partisipasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses layanan asesmen dan sertifikasi kompetensi yang berkualitas bagi masyarakat luas. KAMI Kompeten Indonesia meyakini bahwa Indonesia yang unggul dibangun melalui sumber daya manusia yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga memiliki keterampilan dan kompetensi yang terverifikasi.
Melalui semangat “Kami Latih – Kami Kompeten”, KAMI Kompeten Indonesia mengajak generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pencari peluang, tetapi turut menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas SDM nasional.
Sebab, masa depan Indonesia yang kompeten dimulai dari generasi muda yang berani belajar, bertumbuh, dan mengambil peran. Salam Kompeten!.










