• Home
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Youbenews
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita Sumut
  • Medan
  • Siantar
  • Kriminal
  • Politics
  • Economy
  • REDAKSI
Lowongan Wartawan
SUBSCRIBE
  • Home
  • Berita Sumut
  • Medan
  • Siantar
  • Kriminal
  • Politics
  • Economy
  • REDAKSI
No Result
View All Result
Youbenews
No Result
View All Result
google.com, pub-8687767544741612, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Home Berita Nasional

Tidak Ada Pencuri Sawit Tipe “Survival Sesuap Nasi”: Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

by IMAN
September 24, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Tidak Ada Pencuri Sawit Tipe "Survival Sesuap Nasi": Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

Tidak Ada Pencuri Sawit Tipe "Survival Sesuap Nasi": Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan

Medan, YoubeNews.com –  Maraknya aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah perkebunan kini memicu keresahan mendalam. Di tengah narasi yang kerap dibingkai sebagai pencurian “demi sesuap nasi” untuk bertahan hidup, fakta di lapangan justru membeberkan realitas berbeda: aksi kejahatan ini digerakkan oleh sindikat terorganisir dengan motif ekonomi ilegal yang merugikan banyak pihak.

RELATED POSTS

LPKP Apresiasi Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Sandi Riz Akbar, Dinilai Strategis Untuk Penegakan Hukum

Rebut Industri Listrik dan Migas: Geng Oligarki – Solo Fight Back

KAMI Kompeten Indonesia: Mitra Strategis Kampus dalam Membangun SDM Kompeten dan Tata Kelola Berbasis Risiko

Berdasarkan potret penindakan di berbagai wilayah operasional, para pelaku umumnya masih berusia muda dan sehat, bergerak bergerombol, menggunakan penutup wajah, hingga bertindak agresif serta bersenjata saat berhadapan dengan petugas pengamanan maupun pekerja di kebun.

Ancaman Nyata Bagi Nyawa Pekerja dan Jeritan Petani

Bagi para pekerja di garis depan, pencurian komoditas industri ini bukan sekadar hilangnya buah sawit, melainkan ancaman terhadap keselamatan fisik. Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SP BUN), Virman Yuswardi Manik yang akrab disapa Jayus, mengungkapkan realitas pahit yang kerap dihadapi para penjaga kebun dan pemanen di lapangan.

“Kami ini bekerja secara halal untuk menafkahi keluarga. Namun di lapangan, satpam dan pekerja seringkali harus bertaruh nyawa menghadapi sindikat pencuri yang beringas dan main fisik. Yang dihadapi bukanlah orang kelaparan, melainkan oknum-oknum berbadan sehat yang bertindak agresif. Penegakan hukum yang tegas mutlak diperlukan agar ada efek jera,” ujar Jayus.

Jayus juga menyoroti kalkulasi ekonomi dari hasil pencurian yang kerap disembunyikan di balik dalih belas kasihan. Dalam sejumlah kasus penindakan, barang bukti yang diamankan rata-rata mencapai 10 tandan atau sekitar 160 kilogram TBS dengan nilai ekonomi mencapai ratusan ribu rupiah dalam sekali angkut. Jika aksi serupa dilakukan berulang, tentu persoalannya bukan lagi sekadar bertahan hidup.

Sebagai ilustrasi, nilai sekitar Rp700 ribu apabila terjadi sekali setiap hari setara dengan perolehan sekitar Rp4,9 juta dalam seminggu atau menembus angka Rp21 juta dalam 30 hari. Besarnya insentif ekonomi inilah yang membuktikan bahwa aktivitas tersebut merupakan kejahatan komoditas terorganisir.

Ketakutan yang sama turut mencengkeram nyali para petani kelapa sawit swadaya. Sularno, salah seorang perwakilan petani rakyat, merasa posisinya sangat terancam jika penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan komoditas ini melemah.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Kami para petani ini merasa senasib dengan kebun perusahaan. Jujur saja kami was-was luar biasa. Logikanya begini, kalau kebun perusahaan yang besar, dipagar, dan dijaga ketat oleh petugas saja berani mereka jarah terang-terangan, apalagi kebun kami masyarakat kecil yang lahannya sempit dan terbuka? Habis kebun kami disikat mereka. Kami sangat bergantung pada ketegasan aparat penegak hukum. Sikat habis pelakunya, biar kami petani kecil bisa bertani dan tidur tenang,” keluh Sularno.

Dalih “Sesuap Nasi” Jangan Sampai Mengecoh Penegakan Hukum

Menghadapi fenomena oknum pelaku yang sering berlindung di balik status sosial saat tertangkap, tokoh masyarakat setempat, H. Ahmad Ramli, meminta publik lebih kritis. Ia mendorong aparat agar tidak ragu menindak pelaku kejahatan yang memanipulasi simpati publik.

“Kadang kita lihat faktanya sering diputarbalikkan. Pelaku ini cari simpati, alasannya mencuri karena lapar atau demi sesuap nasi. Nanti ujung-ujungnya aparat kepolisian yang disalahkan, dibilang hukum cuma tajam ke orang kecil. Padahal kalau dilihat, orangnya sehat-sehat, masih kuat kerja keras yang halal. Apalagi yang dicuri itu sawit, barang yang harus ditimbang dan dijual lagi ke penadah buat dapat duit, bukan pisang yang bisa langsung dimakan,” papar H. Ahmad Ramli.

Ia menegaskan bahwa kelonggaran hukum dan dalih berdamai justru akan merusak tatanan keamanan daerah. “Alasan minta keadilan restoratif itu jangan sampai dipakai jadi tameng buat melindungi sindikat maling seperti ini. Penindakan tegas kepolisian justru bertujuan baik, yakni melindungi rakyat yang benar—seperti pekerja dan petani kecil—dari gangguan keamanan yang lebih besar. Kami masyarakat luas mendukung penuh langkah polisi menegakkan aturan,” pungkasnya.

Sorotan senada juga disampaikan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, menegaskan bahwa aksi penjarahan sawit di berbagai daerah kini menunjukkan pola terstruktur yang melibatkan kelompok dengan keberanian luar biasa dan harus segera ditindak.

“Seperti salah satu penjarahan yang terjadi, itu luar biasa. Satu hari bisa puluhan ton yang keluar dari kebun, dan mereka terang-terangan menjarah. Ini menunjukkan keberanian kelompok terstruktur yang harus segera ditindak,” urai Eddy.

Komitmen Bersama: Lindungi Pekerja dan Putus Rantai Ilegal

Melihat masifnya jaringan kejahatan ini, berbagai elemen meminta agar penanganan hukum tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan saja. Jaringan penampung dan pihak yang menikmati aliran dana ilegal tersebut harus diusut tuntas.

TBS baru bernilai setelah ditimbang, dihargai, dan dijual melalui rantai transaksi tertentu. Oleh karena itu, memutus mata rantai penampung dan menegakkan hukum secara tegas tanpa kompromi menjadi harga mati demi melindungi para petani, pemanen, dan pekerja yang bekerja secara jujur dari ancaman sindikat ilegal.

Tags: PTPN IV Regional 2
ShareTweetShareSend

IMAN

Related Posts

LPKP Apresiasi Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Sandi Riz Akbar, Dinilai Strategis Untuk Penegakan Hukum
Berita Nasional

LPKP Apresiasi Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Sandi Riz Akbar, Dinilai Strategis Untuk Penegakan Hukum

Oktober 22, 2026
Rebut Industri Listrik dan Migas: Geng Oligarki – Solo Fight Back
Berita Nasional

Rebut Industri Listrik dan Migas: Geng Oligarki – Solo Fight Back

Oktober 21, 2026
KAMI Kompeten Indonesia: Mitra Strategis Kampus dalam Membangun SDM Kompeten dan Tata Kelola Berbasis Risiko
Berita Nasional

KAMI Kompeten Indonesia: Mitra Strategis Kampus dalam Membangun SDM Kompeten dan Tata Kelola Berbasis Risiko

Oktober 17, 2026
Laba Tumbuh 88,5%, The Asian Post Anugerahkan Penghargaan Kinerja Keuangan kepada PTPN IV
Berita Nasional

Laba Tumbuh 88,5%, The Asian Post Anugerahkan Penghargaan Kinerja Keuangan kepada PTPN IV

Oktober 14, 2026
PW HIMMAH DKI Jakarta Apresiasi Kapolda Metro Jaya Baikan Nomor Pribadi Untuk Aduan Masyarakat
Berita Nasional

PW HIMMAH DKI Jakarta Apresiasi Kapolda Metro Jaya Bagikan Nomor Pribadi Untuk Aduan Masyarakat

Oktober 12, 2026
PW HIMMAH DKI Jakarta Apresiasi Kapolda Metro Jaya Baikan Nomor Pribadi Untuk Aduan Masyarakat
Berita Nasional

PW HIMMAH DKI Jakarta Apresiasi Kapolda Metro Jaya Baikan Nomor Pribadi Untuk Aduan Masyarakat

Oktober 12, 2026
Next Post
PP HIMMAH Kukuhkan Pengurus BIN, Siap Perkuat Kaderisasi Nasional

PP HIMMAH Kukuhkan Pengurus BIN, Siap Perkuat Kaderisasi Nasional

Imransyah Pasai Tekankan Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju Sinergi Sumut Madani di Rakerwil HIMMAH

Imransyah Pasai Tekankan Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju Sinergi Sumut Madani di Rakerwil HIMMAH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Wali kota Medan terpilih Rico Waas (foto/zulkifli/youbenews.com). Jumat (20/12/2024)

Wali Kota Medan Terpilih, Rico Waas, Akan Lanjutkan Pembangunan yang Sedang Berjalan di Permintaan Bobby Nasution

April 2, 2025
Oknum Wakil Ketua DPRD Tapteng Tidak Bersedia di Konfirmasi

Oknum Wakil Ketua DPRD Tapteng Tidak Bersedia di Konfirmasi

Juni 11, 2025
Projo Muda Sumut, Hadiri Orasi Kebangsaan Kolaborasi Pemuda Bangun Negeri Bersama Cawagub  Nomor Urut 1 Bobby – Surya

Projo Muda SUMUT: Mendukung PROJO Menjadi Partai Politik, Secara Infrastruktur Sudah Siap

Juni 20, 2025

Popular Stories

  • Seorang Pria Pemilik 2 Jeregen Minyak Pertalite Ditangkap Polres Sibolga

    Seorang Pria Pemilik 2 Jeregen Minyak Pertalite Ditangkap Polres Sibolga

    1000 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bakar BAN! Mahasiswa Al-Azhar Medan Geruduk Kampus, Tuntut Dosen Minta Maaf dan Rektor Bertindak

    10000 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dosen Jarnawi Sempat Memanas, Akhirnya Minta Maaf: Ini Respons Plt Presma Said Haidatullah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lurah Budi Luhur Diberhentikan Kepling I Tanpa Dasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergantian Pimpinan PT Langkat Nusantara Kepong: Fordisbuni Langkat Ingatkan Kepastian Terhadap Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pos-pos Terbaru

  • PD ISARAH Medan Dorong Pemko Medan Fokus Tingkatkan Daya Serap APBD 2026
  • Nyatakan Perang Terhadap Narkoba, HIMMAH Dukung Langkah Tegas Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho
  • Eko Sitepu Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial

Kategori

  • Artikel
  • Automotive
  • Bencana
  • Berita Nasional
  • Berita Sumut
  • Binjai
  • Business
  • Dishub Medan
  • DPRD Provinsi Sumatera Utara
  • Economy
  • Ekonomi
  • Gunungsitoli
  • Hukum
  • Ikan
  • Istananegara
  • Jakarta
  • JAMBI
  • Joko Widodo
  • Keriminal
  • Kornologi
  • KPU Medan
  • LABUHAN BATU
  • Langkat
  • Lhokseumawe
  • Markets
  • Medan
  • Menpora
  • Nasional
  • Nias Barat
  • Nias Selatan
  • Nisel
  • Olahraga
  • Opinion
  • Papua
  • Partai politik
  • Pemerintah
  • Pemkab batu bara
  • Pemkabtapteng
  • Pemko binjai
  • Pemko Medan
  • Pemkobinjai
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • PJ Gubernur Sumut
  • Politik
  • PON XXI Aceh-Sumut
  • Publik
  • Relawan
  • Siantar
  • Sibolga
  • Sumatra Utara
  • Sumbar
  • Tapanuli Tengah
  • Tapteng
  • Uncategorized

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Sumut
  • Medan
  • Siantar
  • Kriminal
  • Politics
  • Economy
  • REDAKSI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In