Youbenews.com, Batu Bara – Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, pagi itu tampak berbeda dari biasanya. Sejak matahari mulai menampakkan sinarnya, puluhan warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Azhar Medan tampak bersemangat memegang sapu, cangkul, hingga karung sampah. Mereka berkumpul untuk satu tujuan: menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui program bertajuk “Semangat Bersih.” Jumat (15/8/2025).
Program ini digagas oleh Kelompok 3 KKN Universitas Al-Azhar Medan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tak hanya sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai investasi kesehatan dan kenyamanan jangka panjang.
Rangkaian kegiatan mencakup gotong royong massal membersihkan jalan desa, saluran air, serta fasilitas umum yang sering menjadi titik kumpul warga. Selain itu, mahasiswa juga membagikan tempat sampah di sejumlah titik strategis, agar kebiasaan membuang sampah pada tempatnya bisa lebih mudah dilakukan.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk memulai dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan rumah masing-masing. Kesadaran kecil ini, bila dilakukan bersama-sama, akan membawa perubahan besar bagi desa ini,” ujar Ketua Kelompok KKN 3, Styven Fajar Rino, didampingi salah satu koordinator kegiatan, Muhammad Fikri Zaelani Siregar.
Antusiasme warga terlihat jelas. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak ikut serta, saling bekerja sama membersihkan lingkungan. Semangat itu disambut hangat oleh Kepala Desa Lalang, H. Sarifuddin, yang mengaku sangat mengapresiasi inisiatif para mahasiswa.
“Kami merasa terbantu dengan adanya program ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dan menjadi teladan bagi generasi muda di Desa Lalang,” ungkapnya.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam memahami dinamika sosial dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kami belajar langsung bagaimana menggerakkan warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Ini bukan hanya program kebersihan, tapi gerakan sosial yang bisa membawa perubahan,” tambah Fikri.
Program Semangat Bersih diharapkan menjadi titik awal lahirnya budaya hidup bersih di Desa Lalang. Lebih dari itu, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bukti bahwa kerja sama lintas generasi dapat menciptakan dampak positif nyata.
Dengan semangat yang terus berkobar, mahasiswa KKN Universitas Al-Azhar Medan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga akhir masa pengabdian, sembari memastikan kebiasaan bersih dan sehat ini tetap terjaga untuk masa depan desa.
(Youbenews.com/red)





