HIMMAH Medan Dilantik, Wali Kota Beri Pesan
Youbenews.com, Medan — Pada Selasa, 27 Dzulhijjah 1446 H / 25 Juni 2025 M, Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kota Medan menggelar pelantikan kepengurusan ke-XVIII dengan penuh khidmat di Aula OK Usman, Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah.
Mengusung tema “Transformasi Diri, Mengukir Bakti”, acara ini menjadi momentum penting bagi HIMMAH Medan dalam menegaskan komitmennya sebagai wadah kaderisasi yang mengakar pada nilai keislaman, keilmuan, dan perjuangan sosial.
Baca juga : Prof. Dr. Syaiful Akhyar Lubis, M.A Resmi Dilantik sebagai Rektor Universitas Al Washliyah Medan Periode 2025–2029
Turut hadir dan memberikan sambutan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar HIMMAH terus menjadi garda terdepan dalam mendorong perubahan positif di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“HIMMAH bukan hanya organisasi mahasiswa biasa, tapi bagian dari sejarah panjang perjuangan pendidikan dan dakwah Al Washliyah. Jadilah agen perubahan, pelopor kebaikan, dan penerus nilai-nilai luhur yang telah diwariskan,” ujar Wali Kota.
Baca juga : Pimpinan DPRD Kota Sibolga Kecewa Efisiensi APBD Tidak Sesuai Instruksi Prabowo
Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama dalam hal literasi digital, kepemimpinan sosial, dan penguatan karakter.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Al Washliyah, para senior HIMMAH, akademisi, dan stakeholder yang memberikan dukungan terhadap pelantikan kepengurusan baru. Kepemimpinan PC HIMMAH Medan kini diamanahkan kepada Imransyah Pasai, didampingi oleh Badrul Ilmi Mubarak Harahap (Sekretaris) dan Muhammad Azwardi Nasution (Bendahara).
Dalam sambutannya usai dilantik, Imransyah menyampaikan rasa syukur serta tekad untuk membawa HIMMAH Medan menjadi organisasi yang adaptif, progresif, namun tetap berakar pada nilai perjuangan Islam dan kebangsaan.
“Kami ingin HIMMAH tidak hanya eksis dalam forum-forum formal, tapi juga hadir nyata di tengah masyarakat. Bekerja, berkarya, dan berdampak,” ujarnya optimistis.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan seruan untuk memperkuat sinergi antara HIMMAH, pemerintah daerah, kampus, dan masyarakat luas demi terwujudnya Kota Medan yang religius, inklusif, dan berdaya saing.












